Sunday, December 4, 2016

Cara Membuat Mikrotik Menjadi Wireless Access Point

Mikrotik sebagai Access Point bisa digunakan dalam implementasi Access Point untuk Hotspot ataupun untuk WiFi biasa. Access Point disini maksudnya fungsi Mikrotik hanya digunakan sebagai Access Point Wifi, tanpa adanya proses routing dan NAT di dalam mikrotik itu.

Nah, kali ini saya akan contohkan penggunaan Mikrotik sebagai Access Point pada jaringan Hotspot Mikrotik. Silakan lihat Gambar Topologi Mikrotik Hotspot berikut ini :

Cara Membuat Mikrotik Menjadi Wireless Access Point
Topologi Hotspot Mikrotik

Jadi ada sebuah Hotspot Server yaitu RB1100 yang dikonekskan ke 2 buah Access Point yang berbeda fungsinya. Mikrotik RB951G-2HnD sebagai Access Point WiFi Hotspot, yang hanya digunakan untuk memancarkan sinyal WiFi saja, sementara proses routing dan DHCP server nya ada di RB1100. 

Cara Setting Mikrotik RB951G-2HnD
Mikrotik RB951G-2HnD


Untuk Mikrotik SXTG-2HnD ini digunakan sebagai Access Point yang difungsikan untuk Wireless Point-to-Point ke gedung sebelah. Sama seperti RB951G-2HnD nya, tidak ada routing dan konfigurasi lain selain sebagai Access Point saja.

Cara Setting Mikrotik SXTG-2HnD
Mikrotik SXTG-2HnD


Nah, sekarang kita mulai Tutorial Cara Membuat Mikrotik Menjadi Access Point :

Mikrotik RB951G-2HnD Sebagai Access Point WiFi Hotspot

1. Nyalakan Mikrotik RB951G-2HnD nya
2. Remote Mikrotik nya menggunakan Winbox Mikrotik. Silakan Download Winbox dulu.
3. Disini saya asumsikan port yang terhubung ke Hotspot Server adalah ether 1. 
4. Aktifkan (enable) interface wlan1 (wireless) nya. Masuk ke menu wlan1 nya, silakan setting mode AP Bridge --> SSID : isikan nama sinyal Wireless nya (SSID) --> pilih frekuensi yang diinginkan --> selebihnya silakan setting sendiri sesuai kebutuhan --> OK

Setting Wireless Access Point Mikrotik RB951G-2HnD


5. Masuk ke menu Bridge --> Buat Bridge baru --> Masuk ke tab Ports --> Tambahkan interface ether1 dan wlan1 pada bridge yang baru dibuat.

Setting Wireless Access Point Mikrotik


6. Bila perlu, silakan beri IP address Mikrotik RB951G-2HnD nya pada interface ether1 dengan IP Address yang satu segment dengan IP Hotspot Server nya. Ini dilakukan supaya lebih mudah pada saat remote Mikrotik nya nanti. Tapi tidak diberi IP pun tidak masalah sebenarnya, karena fungsi nya memang hanya sebagai Access point yang meneruskan koneksi dari Hotspot Server (Router) ke client via Wireless. Jika tidak diberi IP Address, saya sarankan untuk mengaktifkan fitur ROMON nya supaya Mikrotik nya bisa diremote via MAC Address walaupun sudah lewat 1 hop. 

7. Sampai disini Mikrotik RB951G-2HnD sudah bisa digunakan sebagai Access Point. Silakan dicoba untuk konek ke SSID nya.

Mikrotik SXTG-2HnD sebagai Access Point Wireless Point-to-Point

1. Pada dasarnya setingan untuk Mikrotik SXTG-2HnD sebagai AP untuk WiFI PtP hampir sama dengan sebelumnya. Intinya adalah melakukan bridge interface ether1 dan wlan1 nya.

Setting Wireless Access Point Mikrotik SXTG-2HnD


2. Untuk settingan wireless point-to-point nya juga sama. Namun bisa kita rubah pada mode wirelessnya dari AP Bridge jadi Bridge saja. Kenapa dirubah jadi Bridge? Karena ini fungsinya hanya sebagai Point to point saja, sehingga hanya akan ada 1 buah client/station yang nantinya terkoneksi. Dan mode bridge ini hanya membolehkan 1 client saja yang konek. Hal ini untuk meningkatkan security juga, supaya tidak sembarang orang bisa konek. 
Untuk bisa lebih meningkatkan keamanan wireless, silakan baca : 
  
Setting Wireless Access Point Mikrotik

3. Sama seperti tutorial sebelumnya, anda bisa beri Mikrotik nya IP Address ataupun tidak.

4. Bagaimana dengan setingan Mikrotik clien/station nya yang menerima sinyal point to point nya? Silakan baca :

Oke, mungkin itu saja Tutorial Mikrotik Indonesia yang saya bagikan kali ini. Silakan dicoba dan praktekkan. Semoga bermanfaat :)
Wednesday, November 23, 2016

Cara Setting Mikrotik Bridge Indihome Speedy

Melakukan dial PPPoE Indihome dan Speedy di Mikrotik memiliki kelebihan tersendiri dari dial langsung dari modem nya telkom. Seperti yang kita ketahui bersama, jika kita langganan internet dari Telkom baik Speedy maupun Indihome, kita akan dikasih modem dengan merk Huawei, TP-Link, atau ZTE untuk dial koneksi PPPoE Client (Point-to-Point Protocol over Ethernet). Beberapa manfaat dial pppoe indihome dan speedy di Mikrotik yaitu bisa menambahkan firewall sehingga lebih aman dari hacker dan serangan net cut, Mikrotik bisa di remote via Internet, Manajemen user dan koneksi jadi lebih mudah dan banyak fitur lainnya yang bisa kita gunakan di Mikrotik.

Pada Tutorial Mikrotik kali ini saya contohkan menggunakan modem indihome GPON ZTE F660 atau F609, dan Modem GPON Huawei HG8245A. Jadi sebelum kita setting mikrotik nya, kita harus setting modem nya dulu supaya bisa bridge dengan Mikrotik.

Cara Setting Bridge Modem Indihome ZTE F660 dan F609


1. Sebelumnya, perlu kita ketahui bahwa Modem GPON ZTE F660 dan F609 indihome ini default nya tidak bisa diseting bridge karena belum ada konfigurasi di sisi Optical Network Terminal (ONT) nya. Untuk setting bridge modem nya harus koordinasi dengan pihak Telkom, agar teknisi nya melakukan konfigurasi bridge pada Optical Line Terminal (OLT).

2. Jika sudah di setting bridge, kita tinggal cek ada di port mana bridge nya. Caranya dengan mengkoneksikan ke laptop/PC dan coba dial PPPoE nya dari laptop/PC. Port yang bisa digunakan untuk dial itulah yang sudah diset Bridge. 

3. Selanjutnya, matikan DHCP Server pada port bridge tersebut supaya bisa dilakukan dial di Router Mikrotik nya. Masuk ke menu Network - LAN - DHCP port service, berikan tanda centang pada LAN yang dikonfigurasi sebagai bridge --> klik Submit.


4. Sekarang Modem Indihome GPON ZTE ZTE F660 atau F609 sudah bridge dan bisa dial PPPoE di Mikrotik.


Cara Setting Bridge Modem Indihome Huawei HG8245A


1. Setting bridge Modem Indihome Huawei HG8245A lebih mudah dari ZTE F660, karena tidak perlu bantuan setting dari pihak telkom di sisi OLT. Kita bisa langsung setting di sisi ONT langsung di modem nya.

2. Login ke modem Indihome Huawei HG8245A, bisa dengan 
Username : telecomadmin 
Password : admintelecom



3. Masuk ke tab WAN --> Pilih INTERNET_B_xxx --> pada WAN mode Pilih Bridge WAN --> Pada opsi binding options pilih port LAN yang digunakan, misal LAN3 --> klik Apply --> Restart Modem nya.


4. Sampai disini kita sudah membuat bridge Modem GPON Huawei HG8245A Indihome pada port LAN3.

Nah, sekarang kita lanjut ke konfigurasi Mikrotik nya. Disini saya contohkan menggunakan Mikrotik RB951G-2HnD. Intinya setingannya sama saja untuk Mikrotik lainnya, jika Anda pakai RB750 atau yang lain juga tidak masalah.

Cara Setting Mikrotik Bridge Indihome Speedy 

1. Koneksikan Mikrotik dengan modem GPON Indihome nya menggunakan kabel LAN. Silakan colokkan di port 3 modem dan port berapapun di Mikrotik misal port 1. 

2. Login ke Mikrotik menggunakan Winbox Mikrotik. Silakan Download Winbox Mikrotik dulu jika belum punya.

3. Tambahkan interface PPPoE Client, bisa melalui menu Interface ataupun PPP. Pada tab General, beri nama interface nya pada kolom Name -> Pilih Interface yang konek ke modem, misal ether 1


Masuk ke tab Dial Out : Masukkan username dan password indihome speedy nya di kolom User dan Password --> Klik OK


4. Buat rule Firewall NAT Masquerade. Masuk ke menu IP --> Firewall --> Masuk ke tab NAT --> tambahkan rule baru --> Chain pilih srcnat --> Out Interface pilih interface pppoe nya


Masuk ke tab Action, pada kolom Action pilih masquerade --> OK


5. Kemudian Setting DNS Mikrotik nya. Silakan baca disini : Cara Konfigurasi DNS Server Mikrotik

6. Setelah setting DNS nya, kita coba ping dari Terminal Mikrotik nya. Harusnya sudah bisa reply. 


7. Jika belum bisa, coba cek pppoe nya running ga, dan dia dapat IP address apa gak. Cek ke menu IP --> Address. Cek juga routing nya di IP --> Route, pastikan ada tabel routing ke 0.0.0.0/0 dan gateway nya IP gateway dari pppoe nya. 

8. Kita bisa tambahkan konfigurasi lainnya, seperti Bandwidth management, Firewall, atau buat Hotspot Mikrotik juga bisa. Silakan Anda kembangkan sendiri.

Cukup sekian dulu Tutorial Mikrotik tentang Cara Setting Bridge Modem Indihome ZTE F660 dan F609, Cara Setting Bridge Modem Indihome Huawei HG8245A, dan Cara Setting Mikrotik Bridge Indihome Speedy. Silakan Anda coba dan terapkan di Modem Indihome Speedy Anda.

Begini Arti Product Code pada RouterBoard Mikrotik

Kode Produk pada Mikrotik memiliki arti tersendiri. Kadang kita tidak paham mengenai apa maksud dari arti nama kode produk pada Mikrotik. Padahal Product Code Mikrotik ini sangat penting untuk diketahui jika kita ingin membeli perangkat Mikrotik.

Contoh Product Code Mikrotik RB750, RB751Ui-2HnD, RB951G-2HnD, RB912UAG - 2HPND, RB2011UiAS-IN, CCR1009-8G-1S-1S+, CRS226-24G-2S+RM, dll.

Cara Setting Mikrotik RB750
Mikrotik RouterBoard 750


Dari contoh kode produk mikrotik tersebut kita bisa mengetahui tipe, jenis, spesifikasi perangkat dan pemasangannya. Bagaimana cara mengetahui arti product code Mikrotik? Mari kita bahas bersama pada Tutorial Mikrotik kali ini.

Penamaan pada RouterBoard Mikrotik sudah distandarkan, dengan format sebagai berikut :
<board name> <board features>-<built-in wireless> <wireless card features>-<connector type>-<enclosure type>
atau
<nama board> <fitur board>-<wireless bawaan> <fitur wireless card>-<tipe konektor>-<tipe wadah/casing>
Berikut ini penjelasan masing-masing parameter :

Board Name (Nama Board)

Sebagai contoh :
RB750
RB = RouterBoard
7 = Menunjukkan nama seri (700 series)
5 = Menunjukkan jumlah interface kabel (ethernet, SFP, SFP+)
0 = Menunjukkan jumlah interface wireless (mini PCI)

Jadi maksud dari RB750 tersebut adalah, produk RouterBoard seri 700, yang memiliki 5 buat interface ethernet dan tidak punya interface wireless.

Board Features (Fitur Board)

Fitur board ini dituliskan langsung setelah nama board tanpa jeda spasi atau tanda strip. Berikut fitur board yang ada pada product kode Mikrotik :

  • U - USB
  • P - daya injeksi dengan kontroler (PoE out)
  • i - single injector port power tanpa kontroler (single PoE out)
  • A - lebih banyak memori (dan level lisensi biasanya lebih tinggi)
  • H - CPU lebih kuat
  • G - Gigabit (mungkin termasuk "U", "A", "H", jika tidak digunakan dengan "L")
  • L - Edisi light (ringan)
  • S - Port SFP
  • e - Ekstensi interface PCIe card
  • x <N> - di mana N adalah jumlah core CPU (x2, x16, x36 dll)
  • R - MiniPCI atau Slot MINIPCIe

Built-in Wireless (Wireless Bawaan)

Jika board Mikrotik nya sudah dibekali dengan interface wireless bawaan, berikut format penamaan nya :
<band><power_per_chain><protocol><number_of_chains>
atau
<band frekuensi><singkatan power_per_chain><nama protocol><nomor chain>
Berikut penjelasan masing-masing parameter nya :

band
  • 5 = 5Ghz
  • 2 = 2.4Ghz
  • 52 = dual band 5Ghz and 2.4Ghz

power per chain
  • (Kosong) = "Normal" - <23dBm at 6Mbps 802.11a; <24dBm at 6Mbps 802.11g
  • H = "High" - 23-24dBm at 6Mbps 802.11a; 24-27dBm at 6Mbps 802.11g
  • HP = "High Power" - 25-26dBm 6Mbps 802.11a; 28-29dBm at 6Mbps 802.11g
  • SHP = "Super High Power" - 27+dBm at 6Mbps 802.11a; 30+dBm at 6Mbps 802.11g

protocol
  • (kosong) = Card dengan standard 802.11a/b/g
  • n = Card support 802.11n
  • ac = Card support 802.11ac

number_of_chains
  • (kosong) = single chain
  • D = dual chain
  • T = triple chain

connector type
  • (kosong) = hanya satu opsi konektor saja
  • MMCX = untuk tipe konektor MMCX
  • u.FL = untuk tipe konektor u.FL

Enclosure Type (Tipe Wadah/Casing)

Berikut adalah penjelasan tipe wadah/casing pada kode produk Mikrotik :
  • BU = board unit (tanpa casing)
  • RM = rack-mount enclosure (Casing yang dikhususkan untuk di tempatkan pada rack dengan mounting)
  • IN - indoor enclosure (Casing yang digunakan untuk diletakkan di indoor tanpa rack mounting)
  • EM - extended memory (Kapasitas memori lebih besar)
  • LM - light memory (Kapasitas memori lebih kecil)
  • BE - black edition case (Casing dengan edisi spesial warna hitam)
  • TC - Tower (vertical) case (Casing jenis tower berdiri)
  • OUT - outdoor enclosure (Casing khusus untuk pemasangan di luar ruangan)

Gimana apa sudah pusing? Kalau pusing minum obat ya, hehe.. Oke, biar gak tambah pusing kita coba langsung praktekan untuk mengidentifikasi salah satu product code Mikrotik yang lumayan panjang yaitu RB912UAG-2HPnD.

Mikrotik RB912UAG-2HPnD
Mikrotik RouterBoard 912UAG-2HPnD

RB912UAG-2HPnD

RB = RouterBoard
912 =  Board Seri ke 9
912 = Memiliki 1 buah interface ethernet
912 = Memiliki 2 buah interface wireless (bawaan dan miniPCIe)
UAG = Memiliki USB Port
UAG = Memori lebih besar
UAG = Port ethernet nya jenis gigabit (10/100/1000)
2HPnD = Band 2,4 GHz
2HPnD = High Power
2HPnD = Card support 802.11n
2HPnD = Dual Chain 

Nah, sekarang udah paham kan gimana penamaan kode produk Mikrotik. Jadi nanti pas mau beli RouterBoard Mikrotik kita bisa tau berbagai macam informasi mengenai produk tersebut hanya dengan membaca nama produk nya saja. 
Tuesday, November 22, 2016

Lupa Password User Manager Mikrotik? Begini Cara Mengatasinya

Lupa username dan password user manager Mikrotik bisa jadi petaka bagi Anda yang mengelola Hotspot Mikrotik menggunakan User Manager sebagai manajemen user nya. Karena jika lupa password user manager Mikrotik, Anda tidak bisa merubah database user nya. Mikrotik User Manager akan memberikan respon pesan error mikrotik user manager "invalid user name or password" jika anda salah atau lupa user dan pass userman nya seperti gambar berikut :

User manager Mikrotik invalid user name or password


Hal yang perlu di ingat adalah username dan password user manager Mikrotik tidak selalu sama dengan user dan password untuk login ke Mikrotik nya, dan seringnya malah berbeda. Jadi pertanyaannya bagaimana cara reset password user manager Mikrotik? Sebenarnya tidak perlu di reset password user manager nya, kita tinggal lihat saja user dan pass nya melalui Terminal Winbox Mikrotik. Namun harus dipastikan dulu Anda bisa login ke Mikrotik yang diinstall user manager. 

Cara Mudah Mengatasi Lupa User name dan Password User Manager Mikrotik

1. Login ke Mikrotik menggunakan Winbox Mikrotik. Jika belum punya silakan Download Winbox Mikrotik

2. Buka Terminal, masukkan perintah berikut :
tool user-manager customer print


3. Hasilnya akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Login = username user manager, password = password user manager.

4. Untuk melakukan reset password user manager Mikrotik (edit password) bisa menggunakan perintah berikut :
tool user-manager customer edit namauser password


Silakan ganti nama user yang di warnai merah dengan username Anda. Contohnya seperti gambar di atas.

5. Tampilan terminal akan berubah menjadi sebagai berikut :

Silakan ganti password nya, jika sudah save dengan menekan tombol ctrl + o.

6. Sekarang password user manager nya sudah di reset / edit sesuai keinginan Anda. Silakan dicoba untuk login ke User manager Mikrotik.

Jadi jika Anda tidak bisa login user manager mikrotik, anda bisa coba cara melihat username dan password atau cara ganti password user manager Mikrotik seperti yang saya tulis di atas.
Oke, selamat mencoba :)


Friday, November 18, 2016

Cara Trunk VLAN dari Cisco ke Mikrotik

Membuat Trunk dan VLAN dari Switch Cisco ke Mikrotik akan kita bahas pada Tutorial Mikrotik kali ini, menyembung artikel sebelumnya tentang Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch.
Untuk menyambungkan Trunk & VLAN dari Switch Cisco ke Mikrotik sebenarnya sangat simpel dan mirip dengan membuat Trunk & VLAN dari Mikrotik ke Cisco.

Tutorial Mikrotik kali ini lebih membahas tentang Mikrotik yang menerina Trunk VLAN dari Switch Cisco dan menyalurkan nya ke client melalui port ether Mikrotik dengan memanfaatkan Bridge VLAN dan ether nya. 

 Cara Setting Trunk VLAN dari Cisco ke Mikrotik

 1. Pastikan Setting Trunk dan VLAN di Cisco sudah di config dengan benar. Contoh nya seperti gambar berikut :

Cara Trunk VLAN Cisco ke Mikrotik

2. Download Winbox Mikrotik --> Buka Winbox, buat interface VLAN nya, seperti pada artikel sebelumnya Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch.

3. Buat interface Bridge untuk tiap VLAN.

Bridge VLAN 10

Bridge untuk Trunk VLAN Cisco ke Mikrotik

Bridge VLAN 20
 
Cara Trunk VLAN Cisco ke Mikrotik

4. Masuk ke tab Port --> Tambahkan Port VLAN dan ether yang sesuai ke bridge nya masing-masing.
Misalnya seperti gambar berikut :

Menambahkan Port Bridge untuk Trunk VLAN Cisco ke Mikrotik
Jadi intinya kita tambahkan VLAN 10 dan ether yang ke PC ke bridge VLAN 10, dan begitu juga dengan VLAN 20 nya.

5. Hasil Setting Mikrotik nya adalah seperti ini :
 
Membuat Trunk & VLAN Cisco ke Mikrotik

6. Sekarang kita coba ping dari client ke Switch Cisco. Ping sukses tanpa RTO.
 
Cara Membuat Trunk & VLAN Cisco ke Mikrotik

Sekarang kita sudah bisa melakukan Trunk VLAN dari Cisco ke Mikrotik. Tutorial Mikrotik ini hanya contoh yang sangat sederhana, yang penting paham dulu. Nantinya kita bisa kembangkan untuk jaringan yang lebih besar dan kompleks.

Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch

Membuat Trunk dan VLAN di Mikrotik untuk dikoneksikan ke Switch Cisco akan kita bahas pada Tutorial Mikrotik kali ini. Pertanyaannya, Bisakah membuat VLAN dan Trunk pada Mikrotik dan Cisco? Jawabannya jelas bisa, karena VLAN dan Trunk ini adalah teknologi yang universal jadi bisa berjalan di semua perangkat jaringan walaupun beda merk. VLAN Menggunakan standar IEEE 802.1Q. Komite IEEE membuat standar metode VLAN multiplexing ini untuk memberikan dukungan VLAN multivendor.

Trunk dan VLAN dapat membantu kita ketika harus melewatkan banyak segment jaringan sementara jalur yang tersedia terbatas. Pada artikel mikrotik kali ini akan saya contohkan ada segment jaringan yang ingin dilewatkan sementara jalur (kabel LAN) nya hanya ada satu. Jadi untuk mengatasinya kita bisa menggunakan VLAN dan Trunk 1 port di Mikrotik.

  
Topologi nya sengaja saya buat sangat sederhana supaya lebih mudah dipahami. Jika sudah paham, bisa kita kembangkan ke topologi yang lebih besar dan kompleks.

Pada gambar topologi di atas, Router Mikrotik RB450G akan melewatkan dua buah segment jaringan yang berbeda melewati satu kabel LAN ke Switch Cisco 2960 melalui port ether1 RB450G menuju interface f0/1 Cisco 2960.
VLAN 10 : 192.168.10.1/24
VLAN 20 : 192.168.20.1/24

VLAN tersebut akan disambungkan ke client yaitu PC dan laptop dengan IP address :
PC : 192.168.10.2
Laptop : 192.168.20.2

Setting Mikrotik untuk VLAN dan Trunk ke Cisco Switch

1. Buka Winbox Mikrotik. Buat Interface VLAN di Mikrotik. Masuk ke menu Interfaces --> Klik tanda + pilih VLAN --> Beru nama VLAN --> Tentukan VLAN ID nya --> Pada kolom Interface pilih interface yang akan dijadikan Trunk port nya. Disini saya contohkan menggunakan ether1 sebagai Trunk port.

Buat VLAN 10


Buat VLAN 20


 2. Berikan IP Address untuk masing-masing interface VLAN yang sudah dibuat.


3. Setting Switch Cisco nya. Disini saya contohkan interface f0/1 sebagai Trunk, f0/2 sebagai VLAN 10, f0/3 sebagai VLAN 20.
Saya anggap Anda sudah bisa setting Switch Cisco nya, jadi config nya tidak akan saya bahas disini.
 

4. Setting IP Address di Client (PC dan Laptop nya). Jika sudah, silakan coba ping ke router dan antar client. Jika settingan benar, maka ping akan berhasil. Jika setingan sudah benar tapi ping masih RTO, pastikan firewall windows nya sudah di disable.

Sampai disini kita sudah bisa setting Mikrotik untuk VLAN dan Trunk ke Cisco. Bagaimana jika sebaliknya Mikrotik yang menerima Trunk dan VLAN dari Cisco? Baca Tutorial Mikrotik selanjutnya disini :
Cara Trunk VLAN dari Cisco ke Mikrotik


Wednesday, November 16, 2016

Oscablenet Toko Online Jual Mikrotik

Membeli barang secara online sudah bukan hal yang asing lagi bagi pengguna Internet di Indonesia. Selain lebih praktis dan mudah, membeli barang secara online bisa menghemat waktu kita. Tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk pergi ke toko mencari barang yang kita inginkan.

Bagitu juga dengan perangkat jaringan terutama Mikrotik. Sekarang ini untuk mencari produk - produk Mikrotik sudah sangat mudah. Sudah banyak toko online lokal yang menyediakan produk Mikrotik dengan berbagai macam tipe. Salah satu toko online yang menjual Mikrotik adalah Oscablenet.com.

Oscablenet merupakan salah satu toko online yang menjual berbagai macam peralatan jaringan komputer yang cukup komplit. Mulai dari kabel jaringan, panel, switch, access point, hingga Router Mikrotik dan masih banyak lagi produk lainnya. Produk Mikrotik yang dijual pun cukup banyak dengan harga yang kompetitif. 

Jika Anda mencari toko online jual mikrotik, Anda bisa coba belanja di Toko Online Oscablenet. Anda bisa meminta penawaran harga dengan harga terbaik yang didukung dengan support online 24 jam. Selamat mencoba.
Monday, November 14, 2016

Cara Mengkoneksikan Mikrotik ke VPN Kantor (PPTP Client)

Virtual Private Network (VPN) merupakan teknologi yang bisa kita manfaatkan untuk mengakses jaringan private (lokal) melalui jaringan publik (internet). VPN ini sangat berguna untuk mengakses jaringan kantor yang private dari manapun selama kita ada koneksi internet. Untuk lebih jelasnya silakan lihat ilustrasi PPTP (Point-to- Point Tunneling Protocol) VPN Berikut :

Cara Mengkoneksikan Mikrotik ke VPN Kantor
Contoh Topologi PPTP VPN
Saya analogikan ada sebuah kantor cabang yang perlu koneksi ke kantor pusat tetapi kantor cabang itu tidak punya koneksi langsung ke intranet kantor pusat. Yang ada hanya koneksi internet saja, sementara pegawai di kantor cabang yang butuh akses intranet itu cukup banyak, dan akun VPN nya cuma ada satu.

Untuk megatasi hal tersebut, kita bisa manfaatkan Router Mikrotik untuk konek ke VPN server dan memberikan koneksi intranet ke semua client di kantor cabang dengan hanya satu akun VPN saja.

Bagaimana caranya? Mari kita bahas bersama.

Tutorial Cara Mengkoneksikan Mikrotik ke VPN Kantor via PPTP VPN Client


1. Pastikan Router Mikrotik Anda sudah terkoneksi ke Internet. Jika belum silakan baca artikel sebelumnya : Tutorial cara mengkoneksikan Mikrotik ke Internet
Disini saya gunakan koneksi dari MiFi Smartfren Andromax.

2. Buka Winbox Mikrotik --> Klik menu PPP, pada tab interface tambahkan PPTP Client.

Cara Seting Mikrotik VPN Kantor

3. Beri nama PPTP VPN nya.

Mikrotik VPN PPTP Client

4. Masuk ke tab Dial Out --> Connect to : isikan IP Address VPN Server nya --> Masukkan juga user dan password akun VPN nya --> Klik Apply --> OK

Konek ke VPN Kantor menggunakan Mikrotik

5. Cek status koneksi PPTP VPN nya dengan melihat bagian bawah interface pastikan status nya connected dan tanda di depan icon VPN nya "R".

Status Koneksi PPTP VPN Mikrotik

6. Sekarang kita coba ping ke IP address yang ada di Intranet. Hasilnya masih RTO.

Cara mengkoneksikan Mikrotik ke VPN Kantor

7. Supaya bisa konek ke intranet kantor, kita tambahkan tabel routing statis dengan Dst. Address Private Network (intranet kantor) dan gateway nya interface PPTP VPN.

Private Network 10.0.0.0/8

Setting PPTP VPN Client di Mikrotik

Private Network 172.16.0.0/12

PPTP VPN Mikrotik Tutorial

Bisa juga ditambahkan untuk Private Network 192.168.0.0/16

8. Coba test ping lagi, dan hasilnya sudah tidak RTO lagi dan bisa konek ke intranet.

Tutorial Setting Mikrotik

9. Coba tes koneksi ke intranet kantor pusat di client. Bisa dengan cara ping atau buka aplikasi berbasis web.

Cara Mudah Setting Mikrotik

Nah sekarang client sudah bisa konek ke intranet kantor pusat melalui Mikrotik. Jika client Anda menggunakan laptop, silakan bisa gunakan Hotspot Mikrotik agar akses lebih secure.
Wednesday, October 26, 2016

Cara Membuat Notifikasi SMS The Dude (Aplikasi Monitoring Jaringan)

Cara memonitor perangkat jaringan (Router, Switch, Server, dll), jika ada perubahan status perangkat misal dari up ke down dan sebaliknya maka akan ada notifikasi SMS yang masuk ke HP Anda. Hal ini bisa kita lakukan dengan bantuan Aplikasi monitoring jaringan Gratis buatan Mikrotik, yaitu The Dude.

Apa itu The Dude? Bagaimana Cara Install The Dude? Silakan baca artikel sebelumnya tentang The Dude Mikrotik :

Dari sini saya anggap Anda sudah bisa menginstall The Dude dan sudah membuat Network Map sesuai topologi jaringan Anda. Mulai dari sini kita akan langsung masuk ke Tutorial Cara Membuat Notifikasi SMS pada Aplikasi The Dude.

Apa saja yang perlu kita siapkan?

1. Aplikasi The Dude yang sudah terinstall dan siap digunakan (Bisa pakai versi lama atau baru)
2. Modem USB, untuk mengirim SMS
3. Aplikasi Plink SSH, untuk mengirim command dari The Dude ke Mikrotik via SSH

Langkah pertama 

Menginstall Modem USB di Mikrotik untuk mengirim SMS. Caranya sudah pernah saya bahas disini :

Langkah kedua

Membuat user dummy di Mikrotik yang akan digunakan untuk mengirim command SMS ke Mikrotik.
Silakan buat user baru dengan role/Group write.


Langkah ketiga

Copy plink.exe ke direktori c:\plink


Langkah keempat

Membuat notifikasi baru di The Dude. Buka The Dude --> Masuk ke menu Notifications --> Buat Notifikasi bar --> beri nama notifikasi nya misal "SMS Notification" --> centang Enabled --> Pilih type : execute locally

Pada kolom Command isikan script dengan format sebagai berikut :

C:\plink\plink.exe -ssh -l mikrotik_sms_username -pw mikrotik_sms_password mikrotik_sms_ipaddress "/tool sms send phone-number=nomorhpanda usbportnumber message=\"[Probe.Name] on [Device.Name] is now [Service.Status]\""



Langkah kelima

Terapkan (apply) notifikasi yang sudah dibuat ke Network Map yang ingin kita pantau perangkat nya. Masuk ke Network Map yang diinginkan --> klik menu Settings --> Masuk ke tab Polling --> centang Use Notifications --> centang SMS Notification.


Langkah keenam

Tes konfgurasi nya dengan mencoba meng-offline-kan (meng-down-kan) perangkat yang dimonitor. Jika Konfigurasi sudah benar, maka akan ada notifikasi SMS yang masuk ke HP Anda.

Langkah ketujuh

Dari contoh hasil notifikasi di atas ada 2 perangkat yang down, tapi notifikasi SMS yang masuk ada 10 SMS. Jika notifikasi yang masuk dirasa terlalu banyak, kita bisa kurangi hanya 1 SMS saya per perangkat, yaitu dengan hanya mengaktifkan service ping pada tiap perangkat yang dimonitor.
Caranya dengan dobel klik ke masing-masing perangkat --> Masuk ke tab Services --> Hapus semua service nya kecuali ping, atau sesuai keinginan Anda.


Selesai sudah Tutorial Cara Membuat Notifikasi SMS pada Aplikasi The Dude. Jika perangkat yang Anda Monitor sangat banyak, Anda bisa coba kolaborasikan dengan Notifikasi Email The Dude, caranya sudah pernah saya bahas disini :

Jika Tutorial Mikrotik ini dirasa kurang jelas, silakan Anda tonton video presentasi saya pada saat Mikrotik User Meeting (MUM) Indonesia 2016 di Jakarta berikut ini :

Cara Membuat Notifikasi SMS The Dude (Aplikasi Monitoring Jaringan)


Anda juga bisa download file Presentasi MUM ID 2016 saya disini :

Oke, selamat mencoba dan semoga bermanfaat :)